Seperti apa fasilitas kapal Legundi? Yuk lihat disini


Legundi
Kapal Legundi
Masih bingung apa itu KMP Legundi?  Cek halaman PANDUAN CARA MEMBELI TIKET KAPAL LEGUNDI (SURABAYA-LEMBAR) ya.  Disitu sudah dibahas juga jadwal dan tata cara pemesanan tiket kapal Legundi. 


Kali ini akan dibahas soal fasilitas apa saja yang ada di KMP Legundi ini. Oiya meskipun petugas menyarankan penumpang untuk tiba di Pelabuhan Surabaya pukul 16.00 WIB,  faktanya kapal mulai berangkat pukul 21.00 WIB. Namun pada pukul 17.30 WIB penumpang baru boleh memasuki area boarding room.  Jadi sebelum pukul 17.30 WIB tiba, aku memilih menghabiskan waktu di Surabaya North Quay,  tempat nongkrong asyik yang berada di atas pelabuhan dan bisa lihat kapal besar dari dekat.  Bonusnya bisa lihat pulau Madura dari area ini.  

Naik ke lantai paling atas untuk menuju Surabaya North Quay
Legundi
Indoor area Surabaya North Quay
Legundi
Salah satu menu makanan di Surabaya North Quay
Proses masuk ke kapal

Pintu masuk dijaga oleh beberapa petugas keamanan.  Tunjukkan tiket agar bisa masuk ke area boarding room. Entah aku yang udik,  atau memang standar keamanan penumpang telah diperbarui, sempat kaget sesaat karena harus melewati pemeriksaan x-ray.  Berasa di bandara kan ya? 

Setelah lolos pengecekan x-ray,  berjalanlah menuju petugas counter kapal Legundi.  Serahkan tiket kepada petugas.  Disini penumpang tidak mendapatkan apapun,  hanya menyodorkan tiket sesaat untuk di scan oleh petugas. Lalu silahkan duduk di boarding room hingga pintu terbuka.  

Baru kali ini aku merasakan sensasi pelabuhan yang sama sekali tidak membuat stress. Setelah balada ketidaktransparansian penjualan tiket kapal Jepara-Karimun Jawa dan juga desak-desakan Singapore-Batam, keinginanku untuk naik kapal sebenarnya semakin tipis. Namun disini aku bisa mendapatkan apa yang aku harapkan. AC ruangan sangat dingin, luas, banyak kursi, bersih, penumpang mampu antri dengan rapi, tidak berdesak-desakan, dan juga pelayanan petugas yang sangat ramah. Ini adalah hal yang jauh lebih keren dibanding apa yang aku dapatkan saat di Singapura. 
Legundi
Ruang tunggu penumpang di Gapura Surya Nusantara
Fasilitas di dalam kapal

Sekitar pukul 18.00 WIB para penumpang sudah mulai memasuki area kapal. Tidak ada perbedaan tempat duduk,  semua penumpang dilayani sama rata dan diperbolehkan memilih tempat duduk sesuka hati,  tergantung siapa cepat dialah yang dapat. Semua ruangan sudah dilengkapi AC.  Terdapat larangan merokok di beberapa sudut saat berada di dalam ruangan.  Untuk yang tidak suka AC,  bisa ke dek bagian atas.  Disana akan merasakan semilirnya angin lautan. 

Mengapa kapal baru berangkat jam 21.00 WIB?  Salah satu penyebabnya yaitu karena banyaknya kendaraan berat yang harus masuk ke kapal.  Proses parkir kendaraan-kendaraan itu juga butuh waktu lama.  Beberapa kali petugas memanggil sopir pemilik kendaraan untuk segera turun ke area parkir karena ada perubahan posisi parkir. Penyebab lainnya,  mungkin menunggu ijin syahbandar :) 

Kapal ini dilengkapi 3 cafetaria di dalam ruangan,  dan 1 cafetaria di area terbuka.  Kasur untuk tidur juga bertebaran banyak dan bisa digunakan penumpang secara gratis. Kursi duduknya menyerupai kursi bus,  bisa disandarkan ke belakang sehingga cukup nyaman untuk tidur bila tidak kebagian kasur.  Setiap 6 kursi yang saling berhadapan akan diberikan 1 meja di tengah.  
Legundi
Area idaman
Legundi
Kursi penumpang kapal Legundi
Legundi
Kursi kasur untuk tidur
Legundi
Salah satu cafe di dalam kapal Legundi
Legundi
Salah satu cafe di dalam kapal Legundi
Legundi
Cafe di bagian atas yang bisa merasakan hembusan angin
Mushola berada di dek atas dengan kapasitas lebih dari 50 orang.  Tersedia kompas,  mukena,  sajadah,  dan juga Al-qur'an.  Baru kali ini aku sholat di kapal,  dimana isya menghadap ke kanan,  subuh menghadap ke kiri.  Tentunya ini karena posisi aku yang sedang terombang ambing ditengah lautan dan mengikuti gerakan kapal. Saat hari Jum'at,  diadakan sholat Jum'at berjamaah di mushola. 

Toilet di kapal juga tersedia banyak bilik.  Kondisinya sangat bersih dan tidak bau,  meskipun agak sempit.  Tapi jauh lebih nyaman toilet kapal dibanding kereta api  hehee.  Toilet untuk pria juga dipisah dengan wanita. 
Legundi
Area di samping kapal Legundi
Legundi
Burung di kapal Legundi
Sangat mudah menemukan pelampung di beberapa sudut. Alat pendeteksi kebakaran juga tersebar di langit-langit ruangan.  

Saat pagi tiba,  petugas mengumumkan bahwa sarapan pagi sudah bisa diambil dan dilayani hingga pukul 09.00.  Tentunya setiap penumpang harus menunjukkan tiketnya agar bisa mendapatkan nasi box dan juga air gelas secara gratis. Jangan buru-buru dibuang,  karena tiket tersebut masih berguna.

Disebutkan bahwa makan gratis hanya 1x untuk setiap penumpang.  Tapi selesai sholat Jum'at,  petugas kembali mengumumkan bahwa makan siang bisa diambil hingga pukul 14.00 dengan membawa tiket. Entah ini kejutan,  atau karena hari Jum'at merupakan sedekah,  atau apa. Yang jelas penumpang kapal Legundi kembali mendapatkan makan gratis dan juga air gelas.
Legundi
Menu sarapan dan makan siang gratis
Di sudut lain,  juga tersedia area untuk karaoke bila jenuh dengan perjalanan.  Ada hal lain yang membuatku merasa beruntung. Karena mendapatkan kursi yang dekat dengan colokan,  jadi kapanpun bisa mengisi baterai gadget.  Sedangkan fasilitas charge di cafetaria dikenakan biaya Rp.  5.000. Setelah aku cermati,  rupanya lubang colokan di kapal tidak terlalu banyak,  dan hanya orang-orang tertentu yang mendapatkan :D

555 km terlewati, akhirnya sampai juga di Pelabuhan Lembar, Lombok. Kapal sudah tiba di pelabuhan sejak pukul 16.00 WITA. Namun proses merapat dan membuka pintu cukup makan banyak waktu sehingga pukul 17.30 WITA penumpang baru bisa mulai turun. Untuk penumpang yang membawa kendaraan, tentu lebih lama lagi karena harus menunggu kendaraan-kendaraan besar keluar dari kapal dahulu. 

Sinyal selama perjalanan

Beruntunglah aku yang menggunakan provider terpercaya, sehingga saat di tengah laut pun masih bisa mendapatkan sinyal dan memberi kabar melalui media perpesanan online. Sebenarnya bukan ditengah laut lepas, kapal Legundi lebih tepatnya berjalan di pinggiran pulau Madura, pulau Bali, Pulau Lombok, dan pulau-pulau lainnya. Jadi sesekali penumpang akan diperlihatkan gundukan pulau dari jendela kapal. Soal wifi, apakah kapal mempunyai fasilitas wifi? Maaf aku lupa menyalakan wifi sehingga belum bisa memastikan soal fasilitas ini.
Legundi
Pulau Bali
Pelabuhan Lembar (Lombok)

Tiba di pelabuhan Lembar, matahari masih menampakkan wujudnya. Namun sangat sulit menjumpai angkutan resmi. Banyak mobil plat hitam dan juga ojek tersedia untuk mengantarkan penumpang menuju kota Mataram, atau tujuan lainnya. Namun tarif tidak bisa dipatok karena merupakan hasil negosiasi.  Semakin lama, angkot dan juga ojek gelap tersebut akan hilang seiring dengan selesainya proses bongkar truk dan penumpangkan kapal. Disarankan untuk menghubungi keluarga agar bisa menjemput ke pelabuhan.

Kesimpulan : kapalnya baru, bersih, bagus. Wajib dicoba karena kapal ini merupakan kapal yang langsung ke Lombok, tanpa transit.

Tips dari aku : masuklah ke kapal lebih awal agar bisa mendapatkan area tempat tidur. 

34 comments:

  1. waktu pulang ke surabaya naik legundi juga ngga ?
    kalo iya mau dong panduannya juga...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemarin pulang ke surabaya menggunakan pesawat kak. Next time kalau sudah coba dari Lembar, saya posting ya:)

      Delete
  2. oiya...
    sinyal ditengah laut dapat ya...pake provider ***k**el kah ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pakai provider xxxkxxxel kak, bisa diandalkan walau sesekali sinyal hilang.

      Delete
  3. Itu tarif kendaraan blm include penumpang y say,, penumpang beli tiket lagi y?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tiket penumpang : 72.000 + 15.000 + 3.500 = 90.500 / orang (harga Februari 2017). Selengkapnya bisa dibaca disini kak http://www.secretraveler.com/2017/02/panduan-cara-membeli-tiket-kapal-legundi.html?m=1

      Delete
  4. Bagaimana dengan harga makanan n minuman di kapal tsb ? Terima kasih mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya membeli stok makanan dan minuman dari luar kapal kak. Sejauh yang saya amati, harga makanan dan minuman di dalam kapal hampir sama dengan harga jual di tempat2 wisata (lebih mahal dari alf*mart / ind*maret)

      Delete
  5. Terima kasih mbak dan semoga ada penjelasan yang lain, misalnya tempat2 wisata selama di Lombok atau kuliner khas Lombok?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Postingan tempat wisata menyusul ya kak :)

      Delete
  6. Coba dari dulu ada kapal ini,, gak perlu tiap bulan PP bawa mobil 18jam sby lombok..
    Sejak 2thn terakhir udah gak pernah lagi PP bawa mobil,, mungkin bisa di coba next time..
    Hemat tenaga,, kalo secara hitungan biaya paling selisih 200-300rb lebih murah pake mobil..
    Tp capeknyaaaa hehehehe
    Makasih review nya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow tiap bulan PP Surabaya Lombok (kebayang capeknya) hehee. Terima kasih juga telah mampir kesini kak. Semoga next time senang dan puas saat mencoba naik KMP Legundi :)

      Delete
  7. Boleh nanya Sis, tadi disebutin ada ruang karaoke itu pakai Live Music dengan pemain electone atau via touch screen/DVD ? Ada fotonya ga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf kak sy tidak foto ruangnya. Seingat sy pakai DVD kak

      Delete
  8. Makasih banyak infonya ya mbak sulis.
    Artikelnya bagus detail dan ga bosenin.laen kali sy baca artikel yg lainnya.
    mudah mudahan bisa coba kapalnya, tapi rencana kelombok masih lama,bln desember.
    Kalo harga mobil itu udah termasuk tiket penumpang/belum ya? Rencana sy pake mobil sendiri biar ga repot di lomboknya.
    Terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih Mas Landung sudah mampir kesini. Harga mobil belum termasuk penumpang mas. Jadi tiket penumpang sendiri, tiket mobil sendiri. Semoga segera terlaksana naik kapal Legundinya ya :)

      Delete
  9. Mbak, untuk area tidur (seperti foto yang captionnya "area idaman") itu letaknya di mana ya? Dek berapa dan di bagian mananya kapal (depan belakang kiri kanan)?

    Terima kasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika tidak salah ingat, dek 1 & 2 untuk kendaraan. Dek 3 ruang penumpang ber ac. Dek 4 ruang penumpang non ac dan mushola. Area idaman berada di dek 3 dan sisi paling depan (ujung kapal).

      Delete
  10. sangat informatif , terima kasih untuk semua review nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih telah mampir kesini kak :) semoga berguna, dan ditunggu kunjungan selanjutnya :)

      Delete
  11. Pingin coba ah...nnt bln desember..penuh ga ya..kira hr apa dr lombok

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga Desember ini tidak terlalu penuh ya kak :)
      Untuk jadwal keberangkatan, silahkan menghubungi nomor diatas ya kak :)

      Delete
  12. Rencana bulan desember mau ke lombok dgn legundi kira kira tiket nya sama atau dinaikkan spt tiket pesawat kha.? Mengingat desember kan high season liburan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe. Semoga harga tiket masih tetap terjangkau ya kak :)
      Untuk nominal pastinya, silahkan menghubungi momor diatas ya :)

      Delete
  13. Rute kapalnya lewat mana? Lewat dibawah jembatan Suramadu apa lewat Gresik?

    ReplyDelete
  14. Selai kasur tidur, ada pa tidak disewakan kamar tidur untuk penumpang?

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk kamar tidur, sepertinya tidak ada. namun silahkan coba tanyakan ke petugas ya kak, barang kali saya yg kurang mengerti ^^

      Delete
  15. Sekarang di x-ray ya kak? Wah kalo mau backpacker terus bawa pisau lipat ga lolos dong :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. hi Kak, saya mencoba 2017 dan memang ada x-ray. mungkin 2018 ada perubahan, apakah semakin diperketat, atau justru sebaliknya. hehehe

      Delete
  16. Ada fasilitas kamarnya kah sist....?
    Kisaran berapa sampai berapa ya...???

    ReplyDelete

Terima kasih. Komentar anda sangat membantu penulis untuk terus memperbaiki blog ini ^^