Yeay,  akhirnya kembali nulis blog ya.  Setelah sekian purnama tak menggoreskan pena. Sebenarnya, aku masih aktif traveling. Setelah resign dari perusahaan Korea, justru kesibukan travelingku makin gila-gilaan, berantakan,  dan penuh kejutan. Terkadang sampai merasakan, 'oh ini to namanya capek karena dolan'.

Tapi hidup memang harus terus disyukuri. Buktinya, lagi jadi anak baik-baik dirumah,  eh si mas mendadak ngajak kencan ke KL saat weekend. Tentu tidak kutolak ya :P

Kuala lumpur, I am coming... 

Kondisi kabin pesawat dalam perjalanan Jakarta - Kuala Lumpur (November 2018)

November ini Kuala Lumpur sering hujan,  layaknya Indonesia. Jadi harus siap sedia payung. Beberapa tempat hits pun terpaksa kami lewatkan dan memilih neduh di toko2 kosmetik atau accesorries.

Hasilnya,  balik ke Indonesia dengan bawa 2 koper + 1 daypack dan beberapa kardus box. Pesawatku memang mendarat di Jakarta,  namun aku harus pulang kampung ke Semarang. Coba bayangkan betapa repotnya bawa barang segitu banyak,  padahal aku bakal naik kereta menuju Semarang.

Packing di hotel

Percaya ga,  malaikat itu banyak banget loh!

Seorang teman merekomendasikanku untuk menggunakan Paxel. Kabar bagusnya lagi,  layanan Paxel sudah hadir di Semarang. Langsung ku download, eh dapat credit 100rb. Pikiranku simple,  paketin aja semua barang,  sisain baju dikit biar enteng bawaan. Bahagia itu sederhana ya :)

Tampilan awal aplikasi Paxel

Ga tanggung2,  sekitar 4 paket akhirnya kukirim pakai Paxel dengan berat total sekitar 40kg dengan ongkos kirim 35rb per paket,  jadi 140rb totalnya,  dan hanya bayar Rp. 0 rupiah karena ada saldo refferal :)

Tuh kan, berhasil kekirim semua :) 

Kesan pertama pendaftaran : simple ya,  apps nya dominan ungu, enak dilihat. 
User interfacenya juga sangat nyaman.

Masukkan alamat pick up,  lalu alamat pengiriman. Atur deh kapan paket mau diambil dan diatar ke tujuan.  Ini beneran detail sampai ada jam2nya.  Semula aku ragu,  apakah ontime. Dan rupaanyaaa.....

Beneran sesuai aplikasi. Ga molor. Sesuai dengan harapanku. Gila keren banget. User experience nya luar biasa! Mereka memberikan garansi delivery 8 jam. Namun karena aku ngirimnya sore hari,  paketan tiba di Semarang keesokan harinya. Wajar ya, masih masuk akal. 
Jika menghendaki sameday service,  harusnya pilih jam pick up yang lebih pagi :) 

Setelah kiriman dari Jakarta tiba di Semarang, akhirnya giliranku tuk balik rumah. Kebetulan saat itu mendapat  undangan gathering dari Paxel.

Ternyata Paxel ini merupakan jasa pengiriman yang telah hadir di Bandung, Jabodetabek, Semarang, Solo dan Jogja dengan misi #AntarkanKebaikan. Untuk kegiatan sosial misalnya antar makanan ke Panti asuhan, Paxel akan menggratiskannya. Kota lain akan segera hadir,  dengan target sekitar 20 kota di pertengahan 2019. 


Paxel ini menggunakan tarif pengiriman yang flat. Artinya, Paxel tidak peduli tentang berat dari barang,  asal tidak melebihi 10kg. Untuk sesama kota Semarang,  paket termurah di harga 18rb untuk yang ukuran kecil (sekitat kotak kamera), atau 21rb ukuran sedang (sekitar box baju) ,  atau 25rb ukuran besar (sekitar box sepatu). 

Tarif pengiriman flat sesama kota Semarang

Sedangkan untuk tarif Semarang - Jakarta atau Jakarta - Semarang, tarif flat 35rb berlaku untuk semua ukuran baik kecil, sedang, ataupun besar. Namun tidak berlaku untuk ukuran custom. 

Tarif pengiriman flat dari Semarang ke Jakarta dan sebaliknya
Setelah mengisi data pengiriman dan lokasi tujuan, lanjutkan dengan mengisi data tambahan seperti email, jam pickup dan jam kirim, serta tanggal yang diinginkan. 




Lengkapi juga jenis paketan apa yang akan dikirim. Sebenarnya makanan tidak termasuk dalam jenis yang diperbolehkan, mengingat terlalu banyak makanan dengan kondisi dan perlakuan yang berbeda-beda. 

Namun jika kalian yakin makanan tersebut aman dikirim,  silahkan isi, dan tetap bisa dikirim. Namun Paxel tidak menjamin jika ada perubahan bentuk atau basi,  misalnya kirim asi,  kue tart, dll yang memerlukan penanganan khusus. Jika jenis makanan seperti keripik, froozen food, beras, mie, dll ini merupakan jenis makanan yang aman dikirim menggunakan Paxel. 

Jika sudah semua, segera buat pemesanan,  dan tunggu hingga tim Ekspedisi menjemput ke lokasi. Tidak perlu khawatir karena Paxel tidak pernah membatalkan semua pemesanan yang telah tercatat. Kirim paket semudah ini di tahun 2018 :) . Sebagai tambahan lain, Paxel memberikan garansi penggantian barang hingga Rp. 10.000.000 atas barang yang di asuransikan dan terjadi kerusakan atau kehilangan. 

Jika ingin merasakan pengalaman logistik yang sama denganku,  silahkan coba langsung dengan cara Download aplikasinya melalui appstore atau playstore dan masukkan refferal code nursulis agar dapat kredit Rp. 100.000. 

Selamat mencoba :) 


Hasrat pengin liburan tapi isi dompet sedang pas-pasan. Nggak perlu sedih, karena Indonesia punya banyak banget tempat-tempat wisata murah meriah yang bisa kamu jelajahi sendiri atau bareng rombongan. Tanpa biaya mahal, liburan seru bisa kamu dapatkan di kota-kota berikut ini yang punya banyak tempat wisata cakep. Dengan biaya minimalis, liburan di kota-kota ini akan memberikan pengalaman yang maksimal. Tempat wisatanya pun beragam, mulai dari petualangan sampai tempat asyik buat keluarga dengan membawa anak kecil sekalipun.

Mana saja? Simak bareng-bareng yuk…


Malang
Foto: wahana di Jawa Timur park 1 (Youtube.com)

Kota ini adalah surganya liburan dengan banyak pilihan tempat wisata murah meriah. Salah satunya adalah Kampung Warna-Warni yang cakep buat selfie dan letaknya hanya lima menit jalan kaki dari Stasiun Kota Malang. Pilihan lokasi wisata murah lainnya di Malang adalah jelajah pantai selatan yang punya banyak destinasi cantik buat menikmati alam. Atau kamu juga bisa main ke taman bermain dengan permainan seru seperti di luar negeri, tapi dengan harga tiket yang jauh lebih murah seperti Jawa Timur Park, Hawaii Waterpark, Kusuma Agrowisata dan banyak pilihan lainnya.


Batam
Foto: Terumbu karang di sekitar Pulau Abang, Batam (enjoybatam.com)

Suka dengan pantai yang berpasir putih dan langit senja sempurna, Batam adalah surganya. Dengan biaya liburan yang murah, kamu sudah bisa menjelajahi berbagai pulau cantik di sekitar Batam. Tak hanya melihat pemandangan matahari terbenam, di tempat-tempat wisata cantik di Batam kamu juga bisa snorkeling dan diving dengan biaya yang lebih murah daripada ke Raja Ampat.


Bali
Foto: Bukit Campuhan tempat asyik menikmati suasana pagi hari Ubud (panduwisata.id)

Siapa bilang liburan ke Bali itu mahal? Selain tempat-tempat mewah, Bali juga punya banyak tempat wisata murah meriah. Triknya adalah menjelajahi alam, seperti pantai-pantai yang bisa kamu kunjungi tanpa ditarik biaya. Atau keliling Ubud untuk menikmati sejuknya alam Bali yang memukau. Liburan di Pulau Dewata ini, nggak akan mahal kalau kamu memilih lokasi wisata yang pas. Kamu bisa akses situs Traveloka untuk informasi lokasi-lokasi anti mahal di Bali.



Yogyakarta
Foto: menghabiskan sore hari di jalan Malioboro itu seru loh (traveloka.com)

Kota yang satu ini memang favorit banget. Kalau budget terbatas, liburan di tengah kota pun sudah cukup bikin puas. Mulai dari keliling Keraton Yogyakarta yang megah, main di Taman Sari baik yang ada airnya atau lorong bawah tanahnya. Menikmati lezatnya kuliner di sekitaran Malioboro dan jalan-jalan seru di Alun-Alun Kidul yang selalu ramai. Nggak perlu bayar mahal, semua tempat wisata di Yogyakarta ini harga tiketnya murah meriah.



Bandung
Foto: taman sejarah bandung tempat nongkrong warga bandung (infobdg.com)

Bandung adalah surganya taman dan museum yang menyenangkan. Main-main ke Taman Hutan Raya Bandung. Nggak cuma main di Taman, kamu juga bisa menikmati indahnya kota ini di kawasan Lembang yang dingin. Atau mengenang masa lalu Bandung yang klasik di kawasan Dago.

Rata-rata, biaya liburan ke kota-kota di atas selama tiga hari dua malam adalah Rp 1 jutaan. Yang cukup menguras kantong adalah biaya transportasi dan penginapan. Biar lebih murah, kamu bisa pesan tiket pesawat satu paket dengan hotel atau manfaatkan kereta api dan bus antar kota yang sekarang tiketnya juga bisa dibeli di Traveloka. Soal penginapan, semua kota di atas punya banyak pilihan hostel yang murah meriah. Dengan harga per malam mulai Rp 50 ribu, kamu sudah dapat tempat istirahat yang nyaman. Selamat liburan!





Jika kamu ingin pergi ke Udonthani dan sedang mencari hotel, inilah saat yang tepat untuk membaca ulasan hostel yang sangat direkomendasikan oleh www.secretraveler.com. 

Hostel ini berada di pusat kota Udonthani, sangat strategis. Dekat dengan shopping mall, bar, coffee shop, restaurant, gyms, terminal bus dan stasiun kereta yang bisa dijangkau dengan jalan kaki. Aku sendiri pergi kesini menggunakan bus dari Vientiane – Laos. Bus turun di terminal 1 Udonthani, dan hanya berjarak beberapa menit dari hostel ini. 

Suasana ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Nah ini tampilan depannya, seperti ruko ya. (source)

Ada kunci digital, sehingga tidak semua orang bisa masuk kesini. (source)

Perkenalkan, ini adalah ThaiChaba Backpackers Hostel. A cozy and peaceful home stay, designed for backpackers based on backpacker's experience. Ya, owner hotel sendiri memang terinspirasi dari kisah perjalanannya saat mengunjungi Jepang. Sehingga jangan kaget, semua isi ruangan di hostel ini akan membawamu ke atmosfer Jepang!

Hostel ini terdiri dari 4 lantai, dimana semuanya menggunakan tangga. Namun jangan khawatir, pintu utama menggunakan kunci digital sehingga tidak semua orang bisa masuk. Tidak ada area parkir di hostel ini. Jika kamu ingin membawa kendaraan, tetap bisa parkir di pinggir jalan (depan hostel), namun tentunya segala kerusakan dan kehilangan tidak ditanggung oleh hotel ya.

Well, saatnya kita check-in !

lucu banget ya interiornya, berasa rumah sendiri. (source)

Aku memesan di booking.com dan memilih pay at property, yang artinya saat tiba di hotel dan melakukan check-in, aku harus membayar. Apakah hostel menerima credit card? Jawabannya tidak. Saat itu memang belum tersedia pembayaran menggunakan credit card. Sehingga mengharuskan aku membayar dengan tunai. Staff hostel mengembalikan uang THB 20 dari yang semestinya kubayar. Rasanya, ini seperti permohonan maaf karena tidak bisa memenuhi keinginanku tuk membayar menggunakan credit card. Maklum saja, aku harus menghemat uang tunai karena perjalanan keliling Asia Tenggara itu butuh uang banyak padahal sekali gesek ATM, kena fee 50-80rb. Hahahaha

Happy banget ya dapat uang THB 20! Bisa buat beli 2 kotak susu sapi 250ml!

Apakah bisa langsung masuk kamar? NO. Staff hostel memberikan informasi tambahan jika kamar yang aku pesan merupakan female dorm. Namun ternyata ada kamar lain yang sedang rusak, sehingga satu tamu cowo harus dipindah ke kamar aku. It’s not a big problem for me, biasanya juga ambil mixed dorm dan tidur ama laki-laki. Namun pihak hostel benar-benar minta maaf dan akan tidur di kamarku, untuk memastikan semuanya akan aman. Aku menolak, karena itu tidak perlu. Namun pihak hostel ingin tetap menemani tidurku. Yasudahlah, kuterima niat baiknya. Dan ternyata, dia adalah owner dari hostel ini, astaga. Jadi aku akan bermalam dengan owner hostel!

Sudah dikejutkan dengan dua kebaikan. Kembali terkejut karena di lantai dasar tersedia dapur lengkap dengan segala perabotan, dan juga kulkas yang penuh isinya. Dan itu semua bisa dinikmati free. Semua tamu boleh masak sendiri sepuasnya, dan nyuci bekas piringnya sendiri. 

disini bisa bikin makanan sepuasnya ya (source)

Lengkap banget ya dapurnya. (source)

Saatnya naik tangga !

Apa sih uniknya hostel ini?

Auranya benar-benar cozy. Berasa lagi pulang rumah, bukan lagi plesiran ke negara orang. ThaiChaba Backpackers Hostel offer comfortable air-conditioned dormitory rooms and beds for travelers on budget. Dingin banget kamarnya, aku suka! Tiap ruang terdiri dari 5 futon beds (kasur ala jepang). Ada juga ruang yang isinya 4 kasur tingkat (bunk bed) namun tetap sama nuansanya, Jepang. Ada juga private room, dimana isinya 2 kasur dan ada tempat duduknya ala Jepang buat leyeh-leyeh. This place is really comfortable to anyone, whether you are traveling alone or in a group. Benar-benar tidak menyesal pilih tempat ini. 

Semua kasurnya terbuat dari 100% kapuk organic dan dibungkus pakai katun Thailand asli. Semua produknya juga asli 100% dibuat oleh warga lokal Thailand yang berasal dari Ban Nakha Village, Udonthani. Semua ruangan merupakan non-smoking area. Yang boleh digunakan untuk merokok adalah di depan hotel (pinggir jalan) dan di rooftop. 

Budget twin room with private bathroom -ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

5 Bed in Mix Dormitory Room (source)

Family room - ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Family room - ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Family room - ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

4 Bed in mix dormitory room (bunk bed) ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Family room - ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Hostel ini juga punya fasilitas FREE PICK UP dari/ke terminal bus atau bandara. Untuk minta layanan gratis ini, informasikan kepada staff hostel ya. 

Harga permalam & perorang paling murah THB 250. Harga paling mahal adalah kamar keluarga THB 750 yang bisa diisi 4 orang. Fasilitas yang didapat yaitu : 
1. kamar lengkap dengan handuk, bantal dan selimut
2. AC
3. Toilet bersama yang bersih dan lengkap dengan sampo & sabun
4. Kopi & the gratis (bikin sendiri)
5. Sarapan gratis (masak sendiri)
6. Akses dapur dan kulkas secara gratis
7. Wifi
8. Cozy place
9. Mesin cuci

Really amazing karena di ThaiChaba Backpackers Hostel ini disediakan mesin cuci dan bisa digunakan secara gratis! Di Bangkok aja bayar loh.

All free of charge. Cuci baju semaumu (source)

Perlengkapan mandi juga sudah disediakan komplit oleh ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Sudah puas menjelajah kamar, ceritanya mau jalan-jalan sore ke taman. Karena dekat hostel ada Nong Sim park. Kebetulan ketemu dengan Alexio, si owner hostel. Dia menawarkanku untuk menggunakan sepeda dengan gratis. Berbinar-binarlah mukaku dikasih sepeda gratis. Apakah ini masih dalam upaya permintaan maaf? Entahlah.

Sepeda dari ThaiChaba Backpackers Hostel yang bisa digunakan untuk keliling Nong Sim Park

Suasana sekitar hostel. Makanan murah masih banyak dijumpai. Ini cuma bayar THB 45 only

Alexio juga bertanya padaku, kemana akan explore Udonthani? Kujawab RED LOTUS LAKE. Dan dia langsung menyebutkan bahwa ada tamu lain disini, yang juga sama sepertiku. Wanita, sendirian, dan ingin ke Red Lotus Lake di tanggal yang sama. Dia akan mencoba menyampaikan pesan untuk mau sharecost denganku, jika Alexio kembali bertemu dengan orang tersebut. Namun rupanya belum jodoh. Aku harus tetap berangkat sendiri. Dan sebelum aku pergi saat dini hari, Alexio meninggalkan sepucuk surat dariku, bekal untuk explore Red Lotus Lake dengan memberi arahan bus dan bagaimana pengucapan dalam bahasa Thailand. Alexio juga terbangun saat aku hendak bergegas pergi, memastikan semua aman. Hostel mana lagi yang bisa baik hati seperti ini?

Aku rindu Alexio

Aku rindu ThaiChaba Backpackers Hostel

Surat dari Alexio untuk secretraveler biar ga nyasar. hehe

Kesimpulan : 
Ownernya baik dan ramah. Hostelnya bersih dengan peralatan super lengkap. Toiletnya juga bersih banget. Hostel ini bisa dipesan melalui agen seperti booking, agoda, etc. Jika memilih pembayaran di property, maka siapkan uang cash karena hostel belum bisa menerima pembayaran menggunakan kartu kredit. Kapasitas hostel ini maksimal hanya 15 orang. Jadi benar-benar cozy and comfortable place to stay in Udonthani. Waktu check in mulai 14.00 . Maksimal check out 11.00. Mohon infokan kepada pihak hostel jika hendak check in diatas jam 18.00 karena Desk office hour hanya tersedia hingga jam 18.00. Aturan lengkap hostel ini bisa dibaca di halaman house policy ThaiChaba Backpackers Hostel. Oh iya, jangan lupa mampir untuk lihat keindahan Red Lotus Lake jika berkunjung ke Udonthani. Gunakan kalimat  sakti dibawah ini kepada driver bus/taxi/tuktuk/ojek online untuk bisa sampai ke hotel :

"กรุณาส่งฉันที่ร้าน ThaiChaba ใกล้สามแยกต้นยางใหญ่ (ถนนอดุลยเดช ใกล้ร้านยอดธุรกิจ)"


Lokasi yang sangat strategis (source)


470/5 Adunlayadet Rd., Markang, Muang Udonthani 41000 Thailand 41000
Tel. (66) 82 3048887 , (66) 42 181 844   
E-mail : thaichaba@yahoo.com
Kabar baik buat para fans ASDP. Saat ini ASDP sedang melakukan perubahan dan perbaikan atas layanan dan fasilitas di pelabuhan dan juga kapal. Perubahan lainnya yaitu pembelian tiket yang semula offline, kini sudah tersedia secara online. 

ASDP merupakan perusahaan Persero, dengan singkatan dari PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry. ASDP adalah salah satu BUMN di Indonesia yang bergerak dalam jasa angkutan penyeberangan dan pengelola pelabuhan penyeberangan untuk penumpang, kendaraan dan barang. Armada kapalnya cukup banyak, dan tersebar di beberapa area di Indonesia, seperti Bawean, Ketapang, Lembar, Paciran, Poto Tano,Ujung, dan lain sebagainya. 


Halaman utama website ASDP

Salah satu rute baru yang dibuka oleh ASDP ini adalah rute Surabaya – Lembar (Lombok) PP. Jika dahulu para penumpang diharuskan membeli tiket offline di kantor penjualan tiket, kini saatnya tersenyum bahagia karena faslitias terbaru dari ASDP yang memungkinkan kita membeli tiket dari rumah, secara online. 

Sekedar mengingatkan, ini adalah jadwal kapal Legundi yang terbaru (mulai Maret 2017) :
Dari Surabaya : Selasa & Sabtu
Dari Lombok : Senin & Kamis

Pembelian tiket secara offline, bisa dilihat di halaman Panduan cara membeli tiket kapal Legundi (Surabaya-Lembar). Sedangkan saat ini, akan dijelaskan mengenai cara pembelian tiket secara online.

1. Buka website resmi ASDP Indonesia Ferry
2. Pilih pelabuhan asal : Lembar
3. Pilih pelabuhan tujuan : Surabaya


Tampilan utama website ASDP untuk pembelian tiket kapal Legundi


4. Pilih tanggal keberangkatan : masukkan tanggal yang diinginkan. Jika tidak tersedia, silahkan ganti tanggal
5. Masukkan jenis layanan : Penumpang / Kendaraan
6. Masukkan jumlah penumpang dewasa/anak/bayi


Pilih jadwal keberangkatan kapal, kemudian klik Selanjutnya


7. Pilih jadwal kapal pada tombol sebelah harga, lalu klik Selanjutnya
8. Masukkan data pemesan
9. Masukkan data penumpang, lalu klik Selanjutnya


Isi data pemesan dan penumpang, kemudian cek ulang


10. Periksa rincian data penumpang, lalu klik Pembayaran


Jika data yang ditulis sudah benar, silahkan koreksi ulang, dan lanjutkan ke pembayaran


11. Klik Bank BRI (transfer/virtual account)
12. Centang kode keamanan (I’m not a robot)


Selangkah lagi, tiket akan resmi bisa digunakan setelah pembayaran


13. Lakukan pembayaran dengan input nomor virtual account (pembayaran melalui bank BRI tidak dikenakan biaya tambahan. Pembayaran menggunakan bank lain, akan dikenakan biaya tambahan 6.500 / sekali transaksi)
14. Tunggu email masuk dan gunakan kode booking tersebut saat masuk ke Pelabuhan 


Harga tiket penumpang :
Dewasa (diatas 5 tahun) = 72.000 
Anak (2 – 5 tahun) = 47.000 
Bayi (0 – 2 tahun) = 0 
(Harga tiket sudah termasuk sarapan 1x ya. Silahkan intip segala fasilitasnya disini : Seperti apa fasilitas kapal Legundi? Yuk lihat disini )

Harga tiket kendaraan :
Golongan 1 = 117.000 (Sepeda gayuh)
Golongan 2 = 197.000 (Sepeda motor roda 2 dibawah 500cc & gerobak dorong)
Golongan 3 = 392.000 (Sepeda motor roda 2 diatas 500cc &sepeda motor roda 3)
Golongan 4P = 1.385.000 (Kendaraan penumpang roda 4 seperti sedan, jeep dan sejenisnya dengan panjang maks 5Meter)
Golongan 4B = 1.252.000 (Kendaraan penumpang roda 4 seperti pickup sejenis dengan bak / boks panjang maks 5Meter)
Golongan 5 = 2.657.000 (Kendaraan penumpang (minibus/elf sejenis dengan panjang lebih dari 5-7Meter)


Kekurangan :
1. Tiket hanya dibeli secara oneway (sekali jalan)
2. Hanya tersedia pembayaran bank BRI
3. Batas maksimal pembelian 10 tiket dewasa / sekali transaksi / kode booking
4. Batas maksimal pembelian 10 tiket anak / sekali transaksi / kode booking
5. Batas maksimal pembelian 2 tiket bayi / sekali transaksi / kode booking
6. Biaya Pelindo mungkin akan dibayarkan langsung saat di pelabuhan
7. Tidak bisa dibeli saat hari H keberangkatan kapal (misal , transaksi pada hari Selasa akan di non-aktifkan untuk pembelian tiket Legundi (Surabaya-lembar), karena ada keberangkatan kapal pada hari tersebut. Sehingga tetap tidak bisa membeli tiket walaupun ingin digunakan pada hari Sabtu ataupun bulan depan.


Kelebihan :
1. Tidak ada biaya layanan penumpang
2. Tidak termasuk biaya Pelindo
3. Menggunakan virtual rekening, sehingga meminimalkan terjadinya salah transfer
4. Tidak perlu membeli secara offline di kantor penjualan tiket
5. Bisa merencanakan liburan dengan lebih sempurna
6. Tidak perlu khawatir akan kehabisan tiket kapal
7. Tampilan simple dan mudah digunakan
8. Bisa dibeli untuk jadwal keberangkatan hingga 70-80 hari kedepan
9. Tidak perlu membuang waktu demi antri beli tiket
10. Terhindar dari praktek percaloan yang menjamur di pelabuhan
11. Harga sangat terjangkau

Walaupun masih banyak celah untuk lebih maksimal lagi, namun patut bangga akan kemajuan sistem ASDP yang mempermudah kita untuk membeli tiket secara online. Semoga team ASDP makin semangat untuk berbenah sistem  ^^