AirAsia is a low cost carrier based at Kuala Lumpur International Airport, Malaysia. 
Maskapai yang beberapa kali telah mendapatkan penghargaan sebagai best low cost ini,  tidak hanya menawarkan penerbangan murah nan pintar,  namun juga punya fasilitas refund airport tax. 
Airasia refund airport tax
How to refund airport tax

Mengapa Airasia bisa murah? 

Airasia bisa murah karena dia menawarkan penerbangan sesuai dengan kebutuhan kita.  Artinya,  harga kursi akan terpisah dengan harga bagasi, makanan, asuransi, letak kursi,  ataupun antar jemput bandara. Harga tersebut pastinya akan ditambah dengan airport tax sesuai dengan status penerbangan (domestik / internasional) dari lokasi bandara asal. Sehingga,  kita bisa membeli sesuai dengan kebutuhan kita saja.

Misal,  jika ingin membeli tiket Semarang-Kuala Lumpur (kursi, makan, letak kursi) ,  maka harus membayar :
Kursi : Rp.  250.000 
Makan : Rp. 60.000
Letak kursi : Rp. 20.000
Airport tax Ahmad Yani Semarang : Rp.  100.000
Biaya cc : Rp.  27.000
Total bayar untuk satu tiket & satu kali jalan adalah : Rp. 457.000

Contoh lain : jika ingin membeli tiket Surabaya-Johor Bahru (kursi, bagasi, asuransi) 
Kursi : Rp.  100.000
Bagasi : Rp. 200.000
Asuransi : Rp. 100.000
Airport tax Juanda Surabaya : Rp. 200.000
Biaya cc : Rp. 27.000
Total bayar untuk satu tiket & satu kali jalan adalah : Rp. 627.000

Contoh lain jika akan membeli tiket hanya kursi saja, Semarang - Singapore :
Kursi : Rp. 100.000
Airport tax Ahmad Yani Semarang : Rp. 100.000
Biaya cc : Rp. 27.000
Total bayar untuk satu tiket & satu kali jalan adalah : Rp. 227.000

Sistem pembelian tiket airasia

Tiket airasia bisa dibeli melalui official website di sini ataupun melalui online travel agent seperti traveloka, tiket, dan lain-lain. 

Cara refund airport tax

Sesuai penjelasan di awal, Airasia punya fasilitas refund airport tax. Syaratnya :
1. Sudah membeli tiket airasia (penerbangan internasional) 
2. Status tiket boleh promo,  boleh tidak
3. Tidak melakukan check in/web check in
4. Tiket dibiarkan hangus hingga lewat tanggal penerbangan (misal tiket 1 Januari 2017, maka boleh claim mulai tanggal 2 Januari 2017 hingga 6 bulan kedepan) 
5. Uang akan dikembalikan dalam bentuk mata uang bandara keberangkatan.  Misal berangkat dari Semarang, dalam bentuk Rupiah.  Misal dari Singapura,  dalam bentuk SGD. Namun akan otomatis konversi menjadi Rupiah jika telah masuk ke account bank kita. 
6. Hanya airport tax saja yang akan kembali,  itupun akan dikurangi biaya sekitar 50.000-100.000 tergantung besarnya nominal yang akan di refund. S&K lebih lanjut silahkan hubungi call center Airasia. 
7. Semua adds-on akan hangus (jika membeli makanan,  bagasi, asuransi,  dll),  tidak akan kembali.
8. Ingat metode pembayaran saat melakukan pembelian tiket (beli debit, kembali debit. Beli pakai kartu kredit, kembali ke kartu kredit juga. Beli pakai metode lain,  akan dikembalikan ke detail akun sesuai yang kita isi di form refund) 
9. Siapkan segala informasi terkait tiket (tanggal, tujuan,  kode booking, nomor pesawat,  jam berangkat) 

Langkah claim airport tax untuk pembelian menggunakan credit card :

1. Isi form disini (case category : refund.  Type : Airport tax)
2. Pengisian kolom feedback :
Jika satu kode booking/satu kali jalan/satu penumpang : refund all sector
Jika satu kode booking/dua kali jalan/satu penumpang : Refund all sectors
Jika satu kode booking/satu kali jalan/dua penumpang atau lebih : refund all sector &  all passengers
Jika satu kode booking/dua kali jalan/dua penumpang atau lebih : Refund all sectors and all passengers
3. Booking payment - credit card.  Sehingga kolom bank currency dan sebagainya tidak perlu diisi. Scroll sampai bawah dan check list agreement kemudian klik tombol submit. (attachment tidak perlu diisi) 
4. Tunggu email masuk dari airasia

Airasia refund airport tax
Pengisian form

Airasia refund airport tax
Email dari Airasia apabila data yang telah kita isi sudah terekam di sistem

Catatan refund yang aku coba :

1. Pembelian menggunakan kartu kredit pribadi, pengembalian masuk ke akun kartu kredit pribadi (kartu kredit dengan fisik sama, tidak berubah nama, nomor, bank) 
2. Tiket atas nama pribadi, pemesanan dilakukan sendiri melalui website resmi Airasia
3. Login akun member Airasia disini dan cek status refund menggunakan case code atau booking number disini 
4. Pembelian tiket 8 September 2016, Penerbangan 15 Maret 2017, claim 24 Mei 2017, pengembalian 5 Juni 2017.
5. Beli tiket senilai THB 1.620. Refund airport tax senilai THB 1.440 (Bangkok THB 735 + Macao THB 705)
Airasia refund airport tax
Pengembalian dalam mata uang negara asal

Airasia refund airport tax
Valid refund (disetujui oleh Airasia) 
Airasia refund airport tax
Konversi mata uang dari THB menjadi IDR

Kesimpulan :
Refund tiket sangat mudah tanpa perlu kirim foto paspor ke team airasia via email. Pengembalian sekitar 8 hari kerja (maksimal 30 hari kerja). 

Saran dari aku :
Segera lakukan claim setelah batas terbang.  Apabila ditunda,  maka sisa waktu akan semakin sedikit. Untuk amannya,  waktu 6 bulan dihitung sejak tiket hangus,  dapat digunakan untuk claim hingga cair dana.  Apabila claim ditolak,  maka bisa mengajukan lagi bila sisa waktu masih mencukupi. Refund melalui kartu kredit pribadi,  dan pastikan kartu kredit masih aktif saat akan claim (jika pengembalian masuk ke kartu kredit yang sudah ditutup, maka tidak akan bisa kita nikmati hasilnya). Hehee

Nantikan postingan selanjutnya yang akan membahas refund airport tax bukan melalui kartu kredit :) 

Bandara, salah satu tempat favoritku untuk melamun sambil melihat aktivitas pesawat. Hal lain yang membuatku nyaman di bandara tentunya adalah fasilitas free wifinya. Berikut review fasilitas wifi gratis di bandara luar negeri menurut pengalaman :

1. Yangon, Myanmar
Bandara Yangon berada sekitar 15 km dari pusat kota. Nama bandara ini adalah Yangon International Airport dengan kode bandara RGN. Bila sudah tiba di bandara, akan menjumpai wifi bertuliskan YIA, itulah fasilitas wifi bandara ini. Jika berada di bandara saat menunggu penerbangan, tentu akan jenuh pada bandara ini. Mengapa? Karena bandara ini hanya memberi waktu 2x30 menit untuk menikmati free wifi. 30 menit pertama diperoleh saat mendapatkan password di pusat informasi (public area, depan KFC, sebelum masuk imigrasi), dan wifi akan otomatis mati bila timer sudah berhenti. Lalu 30 menit selanjutnya bisa mendapatkan wifi dengan mengisi data diri (tanpa perlu bantuan petugas). Kecepatan wifi bandara ini sangat lambat. Bahkan beberapa titik tidak terjangkau wifi.
Free wifi airport
Dua cara untuk mendapatkan akses wifi gratis
Free wifi airport
Ada timernya.  Jadi gunakan internet dengan segera saat sudah terhubung

2. Ho chi minh city, Vietnam
Tan Son Nhat International Airport adalah nama bandara di kota Ho Chi Minh ini. Jarak ke pusat kota dari bandara berkode SGN ini sekitar 8 km. Wifi bisa dirasakan di segala penjuru. Bahkan hingga area taksi-taksi. Carilah wifi bandara ini dengan nama TSN Free wifi. Wifi bandara ini cukup memuaskan soal kecepatan. Untuk terhubung, tidak diperlukan mengisi data ataupun log in. Cukup ke website bandara, lalu klik tombol orange besar, dan selamat karena kamu berhasil menikmati wifi bandara TIA. Tidak ada batasan waktu untuk menikmati wifi ini. Aku telah mencoba terhubung selama 4 jam. Memang terkadang wifi putus dan kita perlu menyambung ulang melalui website bandara. Namun itu bukan masalah besar jika yang kita lakukan hanya pencet sekali tombol, bukan?
Free wifi airport
TIA - Vietnam

3. Bangkok, Thailand
Bangkok mempunyai dua bandara, yang pertama adalah Suvarnabhumi Airport dengan kode internasionalnya BKK. Bandara ini merupakan bandara baru dengan desain lebih megah dibanding bandara sebelumnya. Untuk menikmati free wifi disini, diharuskan mengisi data lebih dahulu hingga mendapatkan username dan password, lalu klik login. Wifi akan aktif selama 120 menit. Satu pengguna hanya bisa merasakan 120 menit wifi setiap harinya. Sedangkan bandara lainnya adalah Don Mueang Airport dengan kode DMK. Bandaranya lebih sepi dan sederhana daripada Suvarnabhumi. Fasilitas wifi juga sama, hanya 120 menit free tiap harinya. Kecepatan wifi di BKK dan DMK ini cukup memuaskan. Aku sudah mencoba, dalam satu hari bisa mendapatkan 2 jam gratis di DMK dan 2 jam gratis di BKK. Hehee
Free wifi airport
Isi data hingga muncul gambar diatas.  Lalu klik login
Timer juga tersedia di bandara Bangkok

4. Phnom Penh, Cambodia
Bandara ini terletak 10 km dari pusat kota. Kode internasionalnya PNH dengan nama lengkap Phnom Penh International Airport. Wifi bandara ini dengan nama vinci. Cukup register (jenis kelamin, nama depan, nama belakang, email, nomor hp, password, re-enter password, checklist persetujuan). Lalu ingat-ingat email dan password yang telah dibuat agar bisa login. Setelah login, nikmati wifi gratis selama 2 jam. Wifi akan otomatis putus koneksi bila telah mencapai 2 jam. Namun tenang, matikan wifi dan nyalakan ulang agar tersambung ke wifi bandara, tentunya dengan kembali login. Jadi tidak ada batasan untuk menggunakan wifi bandara. Wifi ini aktif selama 24 jam. Namun pada pukul 11.00 pm hingga 04.00 am, area bandara akan ditutup dan tidak satupun bisa masuk ke dalam bandara sehingga pada jam tersebut akan susah mendapatkan wifi. Fasilitas wifi hanya tersedia di dalam bandara. Begitu keluar dari pintu, maka wifi tidak akan tersambung.
Free wifi airport
Harap diingat email dan password yang didaftarkan
Free wifi airport
Setelah berhasil login,  silahkan menikmati internet gratis

Jadi, liburan tetap seru tanpa harus membeli simcard lokal, bukan?


Makan di bandara memang lebih mahal dari harga pada umumnya. Namun tidak semua orang menyadari bahwa ada trik khusus untuk menghemat biaya makan tanpa menimbulkan kelaparan. 

Berikut aku jelaskan bagaimana tips mendapatkan makanan murah di bandara Don Mueang - Bangkok :

Magic food point
Makanan murah di bandara Suvarnabhumi Bangkok
Don Mueang airport memiliki 2 terminal. Terminal 1 untuk penerbangan internasional dan terminal 2 untuk penerbangan domestik. Jika kamu sedang berada di terminal 1, maka carilah penghubung di lantai 2 agar sampai di terminal 2 (domestik). Jika sudah sampai di lantai 2 terminal domestik, jalan terus hingga ujung, lalu belok kiri sampai menemukan tulisan 'Magic food point'. Jika tersesat, cobalah tanya petugas dengan keyword 'magic food point' atau 'fast food'. 
Magic food point
Pintu masuk Magic food point Don Mueang
Setelah menemukan tempat tersebut, tinggalkan troli didepan dan bawa semua barang ke area makan. Semua transaksi di tempat ini menggunakan kupon. Jadi belilah kupon di konter. Saat kupon sudah ditangan, silahkan pilih makanan sesuka hati dan bayar dengan kupon. Sisa kupon dapat diuangkan kembali di konter tempat pertama kali membeli kupon tadi. Kertas kupon dibedakan menjadi 2, pecahan THB 10 dan pecahan THB 5. Jadi semua makanan dengan harga kelipatan 5, misalnya 45, 50, 65, 75, 80, dst. 
Magic food point
Konter pembelian kupon
Penjual hanya akan memberi piring beserta makanan yang dipesan. Sendok, garpu, tusuk gigi, sumpit, ada di rak khusus yang berada di tengah. Rak tersebut juga dilengkapi air panas. Fungsinya, celupkan sendok dan garpu selama beberapa detik kedalam air panas tersebut sebelum kita gunakan.
Magic food point
Kedai penjual makanan di Don Mueang
Magic food point
Peralatan makan beserta air panas
Magic food point
Kursi makan di Don Mueang
Tidak dibedakan mana halal mana bukan. Semua diperlakukan sama. Harga makanan termurah sekitar THB 50 atau sekitar Rp. 20.000. Mengapa tempat ini menjual makanan sangat murah? Rahasianya adalah karena disini digunakan untuk tempat makan para pekerja bandara. 
Magic food point
Makanan murah di Don Mueang
Tempat makan ini selalu ramai. Pada jam jam tertentu, sangat sulit mendapatkan kursi karena banyak orang yang makan disini. Apakah tempat ini cocok untuk nongkrong? Jawabannya adalah tidak. Sayangnya disini bukan tempat yang nyaman untuk nongkrong. Aturan lainnya untuk berada ditempat ini adalah dilarang membawa makanan dari luar. 
Magic food point
Saat sibuk cari dimana Magic food point, nemu tempat shalat di lantai 3 antara gate 7 dan 8 (Suvarnabhumi)
Kabar baiknya, magic food point ini juga ada di bandara Suvarnabhumi. Lokasinya berada di lantai 1, gate 8. Jika bingung dimana lokasinya, silahkan tanya petugas dimana taksi-taksi berada, lalu jalan terus hingga menemukan gate 8. Disitulah magic food point.
Magic food point
Perhatikan lingkaran kuning, disitulah lantai 1. Jika sudah sampai di lantai 1, tinggal jalan menuju gate 8.
Magic food point
Jika sudah menemukan tulisan ini, selamat, kamu sudah sampai !
Aturannya sama, tinggalkan troli, dilarang membawa makanan dari luar, beli kupon, pilih makanan sesuka hati, tukarkan sisa kupon.  Harga makanan mulai dari THB 45. Magic food point Suvarnabhumi ini lebih besar dibanding Don Mueang. Pilihan makanannya juga banyak dan kursi yang tersedia sangat banyak (walaupun selalu ramai). Aku menemukan makanan berlabelkan Halal di ujung area. Tempatnya agak tersembunyi dibanding yang lainnya, dan hanya satu yang berhasil aku temukan.
Magic food point
Pilihan makanannya jauh lebih banyak
Magic food point
Buah-buahan yang sangat menggoda
Magic food point
Rame banget kan (ini saat makan siang)
Magic food point
Kedai halal nan murah. Tempat makan idaman banget.
Magic food point
Daging loh cuma Rp. 20.000an
Kesimpulan : harga makanan di Don Mueang dan Suvarnabhumi relatif sama dan semuanya murah. Namun pilihan makanan lebih banyak di Suvarnabhumi dan kursi yang tersedia juga lebih banyak. Kertas kupon di Don Mueang dan Suvarnabhumi ini berbeda dan sepertinya tidak bisa digunakan untuk lintas bandara. Magic food point tidak hanya menjual makanan, namun juga roti, aneka es, dan lain-lainnya.

Tips dari aku : segera tukarkan sisa kupon dengan uang. 
Bagaimana cara menggunakan fasilitas bus gratis antar bandara di Bangkok?

From Don Mueang to Suvarnabhumi Airport

Setelah melewati imigrasi Don Mueang,  turun satu lantai menggunakan tangga atau eskalator yang tersedia.  Kemudian carilah pintu exit nomor 6 (lantai 1). Setelah keluar dari pintu,  tengok ke kiri dan disitulah loket bus gratis.  Cukup tunjukkan tiket penerbangan dari bandara Suvarnabhumi dan petugas akan mencatat.  Lalu penumpang akan diberikan stamp di tangan yang artinya boleh segera naik ke dalam bus.
Don mueang suvarnabhumi
Bus gratis antar bandara
Don mueang suvarnabhumi
Tempat keberangkatan dari Don Mueang Airport
Aku melakukan sedikit kebodohan,  yang seharusnya pesan hotel dekat Don Mueang,  namun malah pesan di Suvarnabhumi.  Karena jarak kedua bandara cukup jauh dan aku tidak ingin menghanguskan hotel yang sudah terlanjur dipesan,  maka aku menggunakan fasilitas free bus antar bandara ini.  Sebenarnya hari itu aku tidak ada penerbangan dari Suvarnabhumi.  Aku membuat tiket palsu agar bisa lolos merasakan bus gratis. Hehehhe. Apakah memungkinkan membuat tiket palsu?  Ya,  itu mungkin.  Apakah mudah membuatnya?  Membuat tiket palsu sangat mudah.  Namun diperlukan ketelitian dan riset yang cukup untuk mendapatkan kepercayaan petugas. Bagaimana cara membuat tiket palsu?  Silahkan tinggalkan pesan lewat email ya.

Waktu tempuh bus sekitar satu jam dengan kondisi lalu lintas lancar.  Sampai di bandara Suvarnabhumi,  penumpang akan diturunkan di gate 5, lantai 4.
Don mueang suvarnabhumi
Tiba di Suvarnabhumi Airport, penumpang akan diturunkan disini
From Suvarnabhumi to Don Mueang Airport

Jika kedatangan bus berada di lantai 4,  hal ini berbeda dengan keberangkatan bus dari bandara Suvarnabhumi ini.  Sebelumnya aku berfikir bahwa berangkat juga dari titik yang sama.  Namun aku tidak melihat tanda tanda petugas bus gratis di lantai 4. Rupanya keberangkatan bus gratis ini berada di lantai 2, gate 3. Seperti biasa,  tunjukkan tiket dan petugas akan mencatat. 
Don mueang suvarnabhumi
Tempat keberangkatan dari Suvarnabhumi Airport
Setelah mendapatkan stamp,  silahkan naik bus dan duduk manis hingga tiba di Don Mueang Airport. Penumpang akan turun di lantai 3, gate 7 bandara Don Mueang Bangkok. Waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan.
Don mueang suvarnabhumi
Tempat menurunkan penumpang setelah tiba di Don Mueang Airport
Kesimpulan : bus gratis ini cukup membantu hemat biaya bila akan melakukan transfer bandara. Bus berangkat setiap jam. Jadwal keberangkatan bus silahkan cek di counter keberangkatan. Estimasi waktu tempuh adalah 1 jam. Namun bila lalu lintas macet, bukan tidak mungkin akan lebih lama dari satu jam. Bus gratis ini masih beroperasi saat artikel ini dibuat (Februari 2017).
Don mueang suvarnabhumi
Stamp yang berbeda antara Don Mueang dan Suvarnabhumi
Tips dari aku : datanglah ke counter sebelum jam bulat. Bus akan berangkat saat jam bulat.
Don mueang suvarnabhumi
Kondisi didalam bus

Legundi
Kapal Legundi
Masih bingung apa itu KMP Legundi?  Cek postingan sebelumnya ya.  Disitu sudah dibahas juga jadwal dan tata cara pemesanan tiket kapal Legundi. 


Kali ini akan dibahas soal fasilitas apa saja yang ada di KMP Legundi ini. Oiya meskipun petugas menyarankan penumpang untuk tiba di Pelabuhan Surabaya pukul 16.00 WIB,  faktanya kapal mulai berangkat pukul 21.00 WIB. Namun pada pukul 17.30 WIB penumpang baru boleh memasuki area boarding room.  Jadi sebelum pukul 17.30 WIB tiba, aku memilih menghabiskan waktu di Surabaya North Quay,  tempat nongkrong asyik yang berada di atas pelabuhan dan bisa lihat kapal besar dari dekat.  Bonusnya bisa lihat pulau Madura dari area ini.  

Naik ke lantai paling atas untuk menuju Surabaya North Quay
Legundi
Indoor area Surabaya North Quay
Legundi
Salah satu menu makanan di Surabaya North Quay
Proses masuk ke kapal

Pintu masuk dijaga oleh beberapa petugas keamanan.  Tunjukkan tiket agar bisa masuk ke area boarding room. Entah aku yang udik,  atau memang standar keamanan penumpang telah diperbarui, sempat kaget sesaat karena harus melewati pemeriksaan x-ray.  Berasa di bandara kan ya? 

Setelah lolos pengecekan x-ray,  berjalanlah menuju petugas counter kapal Legundi.  Serahkan tiket kepada petugas.  Disini penumpang tidak mendapatkan apapun,  hanya menyodorkan tiket sesaat untuk di scan oleh petugas. Lalu silahkan duduk di boarding room hingga pintu terbuka.  

Baru kali ini aku merasakan sensasi pelabuhan yang sama sekali tidak membuat stress. Setelah balada ketidaktransparansian penjualan tiket kapal Jepara-Karimun Jawa dan juga desak-desakan Singapore-Batam, keinginanku untuk naik kapal sebenarnya semakin tipis. Namun disini aku bisa mendapatkan apa yang aku harapkan. AC ruangan sangat dingin, luas, banyak kursi, bersih, penumpang mampu antri dengan rapi, tidak berdesak-desakan, dan juga pelayanan petugas yang sangat ramah. Ini adalah hal yang jauh lebih keren dibanding apa yang aku dapatkan saat di Singapura. 
Legundi
Ruang tunggu penumpang di Gapura Surya Nusantara
Fasilitas di dalam kapal

Sekitar pukul 18.00 WIB para penumpang sudah mulai memasuki area kapal. Tidak ada perbedaan tempat duduk,  semua penumpang dilayani sama rata dan diperbolehkan memilih tempat duduk sesuka hati,  tergantung siapa cepat dialah yang dapat. Semua ruangan sudah dilengkapi AC.  Terdapat larangan merokok di beberapa sudut saat berada di dalam ruangan.  Untuk yang tidak suka AC,  bisa ke dek bagian atas.  Disana akan merasakan semilirnya angin lautan. 

Mengapa kapal baru berangkat jam 21.00 WIB?  Salah satu penyebabnya yaitu karena banyaknya kendaraan berat yang harus masuk ke kapal.  Proses parkir kendaraan-kendaraan itu juga butuh waktu lama.  Beberapa kali petugas memanggil sopir pemilik kendaraan untuk segera turun ke area parkir karena ada perubahan posisi parkir. Penyebab lainnya,  mungkin menunggu ijin syahbandar :) 

Kapal ini dilengkapi 3 cafetaria di dalam ruangan,  dan 1 cafetaria di area terbuka.  Kasur untuk tidur juga bertebaran banyak dan bisa digunakan penumpang secara gratis. Kursi duduknya menyerupai kursi bus,  bisa disandarkan ke belakang sehingga cukup nyaman untuk tidur bila tidak kebagian kasur.  Setiap 6 kursi yang saling berhadapan akan diberikan 1 meja di tengah.  
Legundi
Area idaman
Legundi
Kursi penumpang kapal Legundi
Legundi
Kursi kasur untuk tidur
Legundi
Salah satu cafe di dalam kapal Legundi
Legundi
Salah satu cafe di dalam kapal Legundi
Legundi
Cafe di bagian atas yang bisa merasakan hembusan angin
Mushola berada di dek atas dengan kapasitas lebih dari 50 orang.  Tersedia kompas,  mukena,  sajadah,  dan juga Al-qur'an.  Baru kali ini aku sholat di kapal,  dimana isya menghadap ke kanan,  subuh menghadap ke kiri.  Tentunya ini karena posisi aku yang sedang terombang ambing ditengah lautan dan mengikuti gerakan kapal. Saat hari Jum'at,  diadakan sholat Jum'at berjamaah di mushola. 

Toilet di kapal juga tersedia banyak bilik.  Kondisinya sangat bersih dan tidak bau,  meskipun agak sempit.  Tapi jauh lebih nyaman toilet kapal dibanding kereta api  hehee.  Toilet untuk pria juga dipisah dengan wanita. 
Legundi
Area di samping kapal Legundi
Legundi
Burung di kapal Legundi
Sangat mudah menemukan pelampung di beberapa sudut. Alat pendeteksi kebakaran juga tersebar di langit-langit ruangan.  

Saat pagi tiba,  petugas mengumumkan bahwa sarapan pagi sudah bisa diambil dan dilayani hingga pukul 09.00.  Tentunya setiap penumpang harus menunjukkan tiketnya agar bisa mendapatkan nasi box dan juga air gelas secara gratis. Jangan buru-buru dibuang,  karena tiket tersebut masih berguna.

Disebutkan bahwa makan gratis hanya 1x untuk setiap penumpang.  Tapi selesai sholat Jum'at,  petugas kembali mengumumkan bahwa makan siang bisa diambil hingga pukul 14.00 dengan membawa tiket. Entah ini kejutan,  atau karena hari Jum'at merupakan sedekah,  atau apa. Yang jelas penumpang kapal Legundi kembali mendapatkan makan gratis dan juga air gelas.
Legundi
Menu sarapan dan makan siang gratis
Di sudut lain,  juga tersedia area untuk karaoke bila jenuh dengan perjalanan.  Ada hal lain yang membuatku merasa beruntung. Karena mendapatkan kursi yang dekat dengan colokan,  jadi kapanpun bisa mengisi baterai gadget.  Sedangkan fasilitas charge di cafetaria dikenakan biaya Rp.  5.000. Setelah aku cermati,  rupanya lubang colokan di kapal tidak terlalu banyak,  dan hanya orang-orang tertentu yang mendapatkan :D

555 km terlewati, akhirnya sampai juga di Pelabuhan Lembar, Lombok. Kapal sudah tiba di pelabuhan sejak pukul 16.00 WITA. Namun proses merapat dan membuka pintu cukup makan banyak waktu sehingga pukul 17.30 WITA penumpang baru bisa mulai turun. Untuk penumpang yang membawa kendaraan, tentu lebih lama lagi karena harus menunggu kendaraan-kendaraan besar keluar dari kapal dahulu. 

Sinyal selama perjalanan

Beruntunglah aku yang menggunakan provider terpercaya, sehingga saat di tengah laut pun masih bisa mendapatkan sinyal dan memberi kabar melalui media perpesanan online. Sebenarnya bukan ditengah laut lepas, kapal Legundi lebih tepatnya berjalan di pinggiran pulau Madura, pulau Bali, Pulau Lombok, dan pulau-pulau lainnya. Jadi sesekali penumpang akan diperlihatkan gundukan pulau dari jendela kapal. Soal wifi, apakah kapal mempunyai fasilitas wifi? Maaf aku lupa menyalakan wifi sehingga belum bisa memastikan soal fasilitas ini.
Legundi
Pulau Bali
Pelabuhan Lembar (Lombok)

Tiba di pelabuhan Lembar, matahari masih menampakkan wujudnya. Namun sangat sulit menjumpai angkutan resmi. Banyak mobil plat hitam dan juga ojek tersedia untuk mengantarkan penumpang menuju kota Mataram, atau tujuan lainnya. Namun tarif tidak bisa dipatok karena merupakan hasil negosiasi.  Semakin lama, angkot dan juga ojek gelap tersebut akan hilang seiring dengan selesainya proses bongkar truk dan penumpangkan kapal. Disarankan untuk menghubungi keluarga agar bisa menjemput ke pelabuhan.

Kesimpulan : kapalnya baru, bersih, bagus. Wajib dicoba karena kapal ini merupakan kapal yang langsung ke Lombok, tanpa transit.

Tips dari aku : masuklah ke kapal lebih awal agar bisa mendapatkan area tempat tidur.