HIGHLY RECOMMENDED HOSTEL IN UDONTHANI, THAILAND

Jika kamu ingin pergi ke Udonthani dan sedang mencari hotel, inilah saat yang tepat untuk membaca ulasan hostel yang sangat direkomendasikan oleh www.secretraveler.com. 

Hostel ini berada di pusat kota Udonthani, sangat strategis. Dekat dengan shopping mall, bar, coffee shop, restaurant, gyms, terminal bus dan stasiun kereta yang bisa dijangkau dengan jalan kaki. Aku sendiri pergi kesini menggunakan bus dari Vientiane – Laos. Bus turun di terminal 1 Udonthani, dan hanya berjarak beberapa menit dari hostel ini. 

Suasana ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Nah ini tampilan depannya, seperti ruko ya. (source)

Ada kunci digital, sehingga tidak semua orang bisa masuk kesini. (source)

Perkenalkan, ini adalah ThaiChaba Backpackers Hostel. A cozy and peaceful home stay, designed for backpackers based on backpacker's experience. Ya, owner hotel sendiri memang terinspirasi dari kisah perjalanannya saat mengunjungi Jepang. Sehingga jangan kaget, semua isi ruangan di hostel ini akan membawamu ke atmosfer Jepang!

Hostel ini terdiri dari 4 lantai, dimana semuanya menggunakan tangga. Namun jangan khawatir, pintu utama menggunakan kunci digital sehingga tidak semua orang bisa masuk. Tidak ada area parkir di hostel ini. Jika kamu ingin membawa kendaraan, tetap bisa parkir di pinggir jalan (depan hostel), namun tentunya segala kerusakan dan kehilangan tidak ditanggung oleh hotel ya.

Well, saatnya kita check-in !

lucu banget ya interiornya, berasa rumah sendiri. (source)

Aku memesan di booking.com dan memilih pay at property, yang artinya saat tiba di hotel dan melakukan check-in, aku harus membayar. Apakah hostel menerima credit card? Jawabannya tidak. Saat itu memang belum tersedia pembayaran menggunakan credit card. Sehingga mengharuskan aku membayar dengan tunai. Staff hostel mengembalikan uang THB 20 dari yang semestinya kubayar. Rasanya, ini seperti permohonan maaf karena tidak bisa memenuhi keinginanku tuk membayar menggunakan credit card. Maklum saja, aku harus menghemat uang tunai karena perjalanan keliling Asia Tenggara itu butuh uang banyak padahal sekali gesek ATM, kena fee 50-80rb. Hahahaha

Happy banget ya dapat uang THB 20! Bisa buat beli 2 kotak susu sapi 250ml!

Apakah bisa langsung masuk kamar? NO. Staff hostel memberikan informasi tambahan jika kamar yang aku pesan merupakan female dorm. Namun ternyata ada kamar lain yang sedang rusak, sehingga satu tamu cowo harus dipindah ke kamar aku. It’s not a big problem for me, biasanya juga ambil mixed dorm dan tidur ama laki-laki. Namun pihak hostel benar-benar minta maaf dan akan tidur di kamarku, untuk memastikan semuanya akan aman. Aku menolak, karena itu tidak perlu. Namun pihak hostel ingin tetap menemani tidurku. Yasudahlah, kuterima niat baiknya. Dan ternyata, dia adalah owner dari hostel ini, astaga. Jadi aku akan bermalam dengan owner hostel!

Sudah dikejutkan dengan dua kebaikan. Kembali terkejut karena di lantai dasar tersedia dapur lengkap dengan segala perabotan, dan juga kulkas yang penuh isinya. Dan itu semua bisa dinikmati free. Semua tamu boleh masak sendiri sepuasnya, dan nyuci bekas piringnya sendiri. 

disini bisa bikin makanan sepuasnya ya (source)

Lengkap banget ya dapurnya. (source)

Saatnya naik tangga !

Apa sih uniknya hostel ini?

Auranya benar-benar cozy. Berasa lagi pulang rumah, bukan lagi plesiran ke negara orang. ThaiChaba Backpackers Hostel offer comfortable air-conditioned dormitory rooms and beds for travelers on budget. Dingin banget kamarnya, aku suka! Tiap ruang terdiri dari 5 futon beds (kasur ala jepang). Ada juga ruang yang isinya 4 kasur tingkat (bunk bed) namun tetap sama nuansanya, Jepang. Ada juga private room, dimana isinya 2 kasur dan ada tempat duduknya ala Jepang buat leyeh-leyeh. This place is really comfortable to anyone, whether you are traveling alone or in a group. Benar-benar tidak menyesal pilih tempat ini. 

Semua kasurnya terbuat dari 100% kapuk organic dan dibungkus pakai katun Thailand asli. Semua produknya juga asli 100% dibuat oleh warga lokal Thailand yang berasal dari Ban Nakha Village, Udonthani. Semua ruangan merupakan non-smoking area. Yang boleh digunakan untuk merokok adalah di depan hotel (pinggir jalan) dan di rooftop. 

Budget twin room with private bathroom -ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

5 Bed in Mix Dormitory Room (source)

Family room - ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Family room - ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Family room - ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

4 Bed in mix dormitory room (bunk bed) ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Family room - ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Hostel ini juga punya fasilitas FREE PICK UP dari/ke terminal bus atau bandara. Untuk minta layanan gratis ini, informasikan kepada staff hostel ya. 

Harga permalam & perorang paling murah THB 250. Harga paling mahal adalah kamar keluarga THB 750 yang bisa diisi 4 orang. Fasilitas yang didapat yaitu : 
1. kamar lengkap dengan handuk, bantal dan selimut
2. AC
3. Toilet bersama yang bersih dan lengkap dengan sampo & sabun
4. Kopi & the gratis (bikin sendiri)
5. Sarapan gratis (masak sendiri)
6. Akses dapur dan kulkas secara gratis
7. Wifi
8. Cozy place
9. Mesin cuci

Really amazing karena di ThaiChaba Backpackers Hostel ini disediakan mesin cuci dan bisa digunakan secara gratis! Di Bangkok aja bayar loh.

All free of charge. Cuci baju semaumu (source)

Perlengkapan mandi juga sudah disediakan komplit oleh ThaiChaba Backpackers Hostel (source)

Sudah puas menjelajah kamar, ceritanya mau jalan-jalan sore ke taman. Karena dekat hostel ada Nong Sim park. Kebetulan ketemu dengan Alexio, si owner hostel. Dia menawarkanku untuk menggunakan sepeda dengan gratis. Berbinar-binarlah mukaku dikasih sepeda gratis. Apakah ini masih dalam upaya permintaan maaf? Entahlah.

Sepeda dari ThaiChaba Backpackers Hostel yang bisa digunakan untuk keliling Nong Sim Park

Suasana sekitar hostel. Makanan murah masih banyak dijumpai. Ini cuma bayar THB 45 only

Alexio juga bertanya padaku, kemana akan explore Udonthani? Kujawab RED LOTUS LAKE. Dan dia langsung menyebutkan bahwa ada tamu lain disini, yang juga sama sepertiku. Wanita, sendirian, dan ingin ke Red Lotus Lake di tanggal yang sama. Dia akan mencoba menyampaikan pesan untuk mau sharecost denganku, jika Alexio kembali bertemu dengan orang tersebut. Namun rupanya belum jodoh. Aku harus tetap berangkat sendiri. Dan sebelum aku pergi saat dini hari, Alexio meninggalkan sepucuk surat dariku, bekal untuk explore Red Lotus Lake dengan memberi arahan bus dan bagaimana pengucapan dalam bahasa Thailand. Alexio juga terbangun saat aku hendak bergegas pergi, memastikan semua aman. Hostel mana lagi yang bisa baik hati seperti ini?

Aku rindu Alexio

Aku rindu ThaiChaba Backpackers Hostel

Surat dari Alexio untuk secretraveler biar ga nyasar. hehe

Kesimpulan : 
Ownernya baik dan ramah. Hostelnya bersih dengan peralatan super lengkap. Toiletnya juga bersih banget. Hostel ini bisa dipesan melalui agen seperti booking, agoda, etc. Jika memilih pembayaran di property, maka siapkan uang cash karena hostel belum bisa menerima pembayaran menggunakan kartu kredit. Kapasitas hostel ini maksimal hanya 15 orang. Jadi benar-benar cozy and comfortable place to stay in Udonthani. Waktu check in mulai 14.00 . Maksimal check out 11.00. Mohon infokan kepada pihak hostel jika hendak check in diatas jam 18.00 karena Desk office hour hanya tersedia hingga jam 18.00. Aturan lengkap hostel ini bisa dibaca di halaman house policy ThaiChaba Backpackers Hostel. Oh iya, jangan lupa mampir untuk lihat keindahan Red Lotus Lake jika berkunjung ke Udonthani. Gunakan kalimat  sakti dibawah ini kepada driver bus/taxi/tuktuk/ojek online untuk bisa sampai ke hotel :

"กรุณาส่งฉันที่ร้าน ThaiChaba ใกล้สามแยกต้นยางใหญ่ (ถนนอดุลยเดช ใกล้ร้านยอดธุรกิจ)"


Lokasi yang sangat strategis (source)


470/5 Adunlayadet Rd., Markang, Muang Udonthani 41000 Thailand 41000
Tel. (66) 82 3048887 , (66) 42 181 844   
E-mail : thaichaba@yahoo.com

0 comments:

Post a comment

Terima kasih. Komentar anda sangat membantu penulis untuk terus memperbaiki blog ini ^^