Keindahan Embung di Atas Bukit

Dolan ke Jogja namun belum menentukan tujuan. Akhirnya diajak teman untuk pergi ke Embung Nglanggeran. Seneng aja ya diajak ke tempat yang bisa lihat air. Jadi embung itu merupakan telaga buatan. Nglanggeran merupakan nama desa dimana embung itu berada. Alamat lengkapnya adalah Nglanggeran, Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.


Dalam perjalanan menuju embung, aku sempat mampir sebentar ke Wisata Edukasi kampung Emas. Setelah puas melihat hijaunya sawah, akhirnya kembali berjalan untuk segera sampai ke Embung Nglanggeran. Akses jalan menuju embung ini relatif jelek dan lumayan berbahaya. Pas udah sampai di parkiran, terlihat puncak Gunung Api Purba Nglanggeran dengan pilar-pilar batu besar yang tampak kokoh.


Terus nih, heran dong dimana embungnya. Kok cuma nampak area parkir dan deretan warung-warung beserta pepohonan aja ya. Ternyata, aku harus naik puluhan anak tangga buat sampai di embungnya. Posisi embungnya berada di puncak bukit. Padahal saat itu sekitar jam 12.00 WIB dan cuaca benar-benar cerah (baca : super panas).


Teriknya matahari tidak membuatku patah semangat. Aku terus berjalan setapak demi setapak dengan menundukkan muka. Saat udah sampai di anak tangga paling atas, nafas udah ngos-ngosan dan keringat mulai membasahi bajuku. Akhirnya sampai juga buat lihat embung Nglanggeran


Embungnya super besar. Airnya jernih banget dan berwarna hijau kalau dari kejauhan. Banyak ikan didalam embung Nglanggeran ini dan ikannya bisa terlihat jelas saat mereka berenang di tepi embung. Hanya ikan yang diperbolehkan berenang ya, namun pengunjung tetap dilarang. Kurang paham berapa kedalaman embung ini. Pokoknya kalau sudah ada larangan berenang, ya udah patuhi aja. Terdapat pagar pembatas untuk melindungi embung ini dari tangan-tangan jahil (mungkin ya).

embung nglanggeran
Embung Nglanggeran
embung nglanggeran
Embung Nglanggeran
embung nglanggeran
Embung Nglanggeran

embung nglanggeran
Puncak Gunung Api Purba dari Embung


Embung ini dikelilingi oleh perkebunan buah-buahan. Fungsi utama dari embung yang diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada bulan Februari 2013 adalah untuk mengairi kebun buah yang berada di sekitar Gunung Api Purba Nglanggeran. Terdapat alat yang bisa digunakan untuk mengatur volume air dalam embung ini. Ada pula beberapa gazebo yang terletak di sekitar embung. Fungsinya buat tempat berteduh kala panas dan hujan.


Sudah puas mengelilingi embung, akhirnya aku memilh turun karena tidak kuat dengan panasnya cuaca disana. Ternyata, tangga untuk turun berbeda dengan jalur naik saat tadi aku lewatin. Rute turun lebih manusiawi dan enak dilihat. Tau gitu tadi naiknya lewat jalur turun aja ya. Heeee.

embung nglanggeran
Tangga rute turun

Kesimpulan : Embungnya luas, bersih, dan indah. Tidak direkomendasikan untuk lansia yang sudah tidak kuat buat naik tangga. Dari embung ini bisa melihat puncak Gunung Api Purba Nglanggeran secara lebih dekat. Rekomendasi kunjungan 30 menit – 1 jam.

Tips dari aku :
1. Datanglah sore hari saat cuara sudah tidak panas dan juga bisa menikmati sunset cantik di embung ini
2. Bawa persediaan air minum yang banyak
3. Bawa topi atau payung buat melindungi dari teriknya matahari

Nama         : Embung Nglanggeran Yogyakarta
Alamat       : Nglanggeran, Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

0 comments:

Post a comment

Terima kasih. Komentar anda sangat membantu penulis untuk terus memperbaiki blog ini ^^